Latest News

Pulau Nusa Barong, Peghasil Sarang Burung yang Diekspor ke China



Narayatrip.com--Nusa Barong, Jember Nusa Barong merupakan salah satu pulau yang berada di Jember, Jawa Timur.


Pulau ini merupakan salah satu pulau terluar di Indonesia dengan luas 6100 hektar berada di atas permukaan Samudra Hindia Indonesia. Pulau ini berada sekitar 4,5 km di barat daya Desa Pugerwetan, Jember. Pulau Nusa Barong sebenarnya adalah sebuah pulau tak berpenghuni namun didalamnya memiliki keindahan alam yang luar biasa. Suasana di Pulau Nusa Barong masih sangat alami dan masih banyak pepohonan hijau yang rindang. Meskipun tidak berpenghuni pulau ini dibuka sebagai destinasi wisata meliht potensi keindahan alam yang dimilikinya. Pulau Nusa Barong telah ditetapkan sebagi cagar alam sejak tahun 1920 dengan nama Cagar Alam Pulau Nusa Barong untuk melindungi ekosistem di dalamnya.

Pulau Nusa Barong kaya akan flora dan fauna jugaakosistem alamnya yang masih sangat terjaga kealamianya. Terdapat sekitar 16 spesies flora dan lebih dari 20 spesies fauna hidup di dalam pulau ini. Ekosistem yang ada di Pulau Nusa Barong diantaranya adalah ekosistem pantai, dataran rendah, hutan mangrove serta rawa- rawa. Keindahan bentang alam terutama pantai di Nusa Barong menjadi daya tarik utama yang membuat tempat ini menarik untuk di kunjungi. Pulau Nusa Barong disebut- sebut sebagai surga tersembunyi di Jember, pasalnya pulau ini masih sangat alami dan jarang terjamah tangan manusia.

Untuk menuju ke pulau ini wisatawan harus menyeberangi laut dengan waktu tempuh sekitar satu setengah jam menggunakan sampan atau kapal nelayan dari pesisir Puger. Wisatawan juga harus merogoh kocek cukup banyak untuk biaya menyewa kapal penyeberangan. Satu kapal biasanya bisa ditumpangi oleh maksimal 10 orang dewasa dengan biaya Rp 1.5000.000 untuk perjalanan pulang pergi. Sebelum menuju kesana wisatawan diwajibkan untuk minta ijin terlebih dahulu ke Balai Besar Konservasi Alam Sumber Daya Alam Jember.

Jika ombak masih terlihat tinggi pengunjung harus menunggu sampai ombak menjadi tenang demi keselamatan. Meskipun akses cukup sulit namun tidak menyurutkan niat wisatawan untuk tetap berkunjung ke pulau ini. Pulau Nusa Barong memiliki gugusan batu yang sangat besar dan kokoh. Dari kejauhan batu ini terlihat seperti sebuah bangunan candi. Pulau ini juga di sebut- sebut sebagai Phi-Phi nya Indonesia karena terlihat mirip dengan pulau Phi- Phi di Phuket, Thailand. Pengunjung yang datang ke pulau ini di ijinkan untuk berkemah namun harus seijin pihak pengelola.

Tak hanya keindahan pemandangan alamnya saja yang menarik. Pemandangan bawah laut di sekitar Nusa Barong juga tak kalah menarik untuk di lihat. Pengunjung bisa bersnorkling disekitar pantai di Pulau Nusa Barong untuk melihat keindahan biota- biota laut. Terdapat berbagai macam spesies ikan dengan warna- warna yang indah, begitu juga terumbu karangnya. Meskipun di ijinkan untuk berenang namun pengunjung tidak dianjurkan untuk berenang terlalu ketengah karena Samudra Hindia laut yang mengelilingi Nusa Barong terkenal dengan keganasan ombak dan arusnya yang sangat kuat. Sejarah Pulau Nusa Barong Sekitar tahun 1700an menurut cerita masayarakat pulau ini dulu menjadi tempat tinggal penduduk multi etnis negara serta orang- orang yang melawan dan tidak ingin di tindas VOC.

Pulau ini memiliki bahkan memiliki julukan Nusa Barong on Fire. Pada tahun 1767- 1768 terjadi perang antara Kerjaaan Blambangan melawan VOC. Banyak rakyat Blambangan dan Lumajang mengungsi ke Pulau Nusa Barong terdapat 250 kepala keluarga atau sekitar 1000 jiwa menempati pulau tersebut dan terbagi menjadi tujuh perkampungan. Tahun 1768 pulau ini diketahui sebagai pulau dengan perekonomian yang sudah maju.

Pulau Nusa Barong menjad penghasil sarang bururng yang di ekspor ke pedagang China. Pada tahun 1773 pulau Nusa Barong semakin maju dan mulai menjadi perhatian pemerintah Belanda yang kala itu masih berada di Surabaya. Pada tanggal 17 Agustus 1977 pemerintah Belanda dibawah perintah komandan Adrian Van Rijk melakukan peneyerang serentak di Nusa Barong. Sebanyak 27 pejuang Nusa Barong terbunuh sedangkan penduduk lain melarikan diri.

Benteng pertahana dan rumah- rumah penduduk Nusa Barong di robohkan oleh Belanda yang mengambil alih kekuasaan setelah memenangkan perang. Cerita Mistis Pulau Nusa Barong Pulau Nusa Barong memiliki keindahan alam yang luar biasa, namun dibalik keindahan alamnya pulau ini merupakan pulau tak berpenghuni. Nama Nusa Barong sendiri berasal dari dua kata yang memiliki arti masing- masing yaitu Nusa yang berarti pulau dan Barong yang berarti ular. Pulau ini dikenal sebagai pulau yang dihuni oleh banyak ular namuun menurut mitos yang beredar dimasyarakat pulau ini juga menjadi tempat tinggal ular yang sangat besar dan panjang juga seekor harimau putih besar yang konon adalah siluman, juga makhluk astral lainya. Masyarakat mempercayai bahwa pulau ini salah satu tempat paling menyeramkan.

Beredar kabar bahwa pulau ini juga menjadi tempat bersemedi untuk mendalami ilmu- ilmu gaib. Seorang pria bernama Pramodya dikabarkan pernah melakukan tapa dipulau ini selama dua minggu. Setelah bertapa selama beberapa minggu dia mendapat kemampuan dari penghuni pulau dirinya mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit yang menyerang manusia. Namun tak ada seorang pun yang tahu apa saja yang pak Pramodya lakukan selama bertapa di pulau tak berpenghuni tersebut.

 Di tengah hutan yang ada di pulau Nusa Barong terdapat sebuah makam milik Mbah Sinto. Makam ini di anggap sakral oleh masyarakat setempat, tak jarang beberapa orang yang datang ke pulau ini adalah untuk memanjatkan doa di depan makam mbah Sinto. Konon makam ini menjadi pusat kekuatan energi supranatural dari pulau Nusa Barong. Banyak para peziarah datang untuk mencari berkah di sekitar makam tersebut. Mulai dari warga biasa sampai kalangan pejabat konon sering berdoa meminta bantuan di makam mbah Sinto. Oleh karena itu wajar saja aura mistis sangat terasa ketika memasuki pulau ini.

Wisatawan yang datang dilarang berbicara kotor ataupun berperilaku tidak sopan. Hal tersebut bisa mengusik para penunggu pulau Nusa Barong. Mitos lain yang beredar dimasyarakat tentang pulau Nusa Barong adalah konon di puncak hutan di pulau Nusa Barong terdapat berbagai jenis kayu bertuah dan memiliki ilmu gaib. Kayu tersebut bernama kayu stigi darat, stigi nuso, stigi atau stigi ular. Kayu stigi Nusa Barong konon memiliki kekuatan sebagai pemikat, pelet, penglaris, jimat keselamatan dan masih banyak lagi kepercayaan lainya tentang kayu stugi. Konon kayu- kayu tersebut dijaga oleh ular gaib berukuran besar penghuni Nusa Barong. Tidak ada satu orang pun yang berani dan berhasil mengambil stigi tersebut dari pulau Nusa Barong. Sebuah kejadian nyata dialamai oleh team pemburu stigi bernama Makrifat Business.

Pada saat mereka akan mengambil ranting dari kayu stigi di Nusa Barong ada kejadian aneh yang mereka temui. Saat mereka hendak mengambil ranting kayu stigi terlihat sosok ular besar dan harimau berukuran sebesar tubuh kerbau menjaga kayu stigi. Niat merekapun kemudian berhenti dan tidak mendapat kayu stigi dari pulau Nusa Barong. Cerita lain dialami oleh seorang pengunjung yang nekat mengambil foil dari kayu stigi dari bebatuan di tepi pantai di Nusa Barong. Saat hampir sampai di pesisir Pugeran tiba- tiba omabk besar datang dan menghantam kapalnya sampai hampir tenggelam. Anehnya setelah ombak tersebut mereda fosil kayu stigi yang dia ambil sebelumnya juga ikut hilang.

No comments:

Post a Comment

Berbagi cerita berbagi petualangan berbagi rasa gembira berbagi ilmu pengetahuan, silahkan poskan komentar.

Naraya Trip Planner Designed by Templateism.com Copyright © 2014

Theme images by Bim. Powered by Blogger.