Latest News

Masjid Jogokaryan, Masjid yang Populer di Kalangan Wisatawan






Narayatrip.com—Masjid Jogokaryan merupakan salah satu masjid paling popular di Yogyakarta.  Masjid Jogokariyan merupakan masjid bersejarah yang terletak di Kampung Jogokariyan tepatnya di Jalan Jogokariyan, Mantrijeron, Yogyakarta, berdekatan dengan Pondok Pesantren Krapyak.


Masjid Jogokariyan dibangun pada tahun 1966, berada di sebuah kampong bernama Jogokariyan sebagai tempat tinggal prajurit Keraton Yogyakarta. Di kampong ini prajurit diberikan sepetak tanah karena banyak yang kehilangan pekerjaan dan jabatan mereka sebagai abdi dalem. Kurang mampunya beradaptasi dengan keadaan baru banyak  diantara mereka yang menjual tanah kepada pengusaha tenun dan batik.

Rumah-rumah di Kampoeng Jogokaryan memiliki rana yang beragam yaitu hijau muda, kuning dan merah membuat tempat ini terlihat sangat ceria.  Disetiap rumah dihiasi dengan hiasan yang menunjukan status warga tersebut, seperti ikon Ka’bah menandakan bahw orang tersebut sudah berhaji, unta menandakan orang tersebut sudah berkorban, koin menandakan sudah berzakat, peci dan masih banyak lagi ikon yang mengandung arti banyak.



Masjid Jogokariyan kini menjadi tempat salah satu tempat yang sering dikunjungi wisatawan ketika berada di Yogyakarta. Masjid Jogokaryan memiliki 11 kamar  terdiri dari 10 kamar reguler dan satu kamar VIP yang disewakan, aula dan rang musafir. Hotel Masjid Jogokariyan tersebut sudah ada sejak tahun 2013 sebagai bentuk dukungan perkembangan wisata religi di Kampoeng Jogokariyan. Tarif untuk kamar regular senilai Rp 150 permalam dan untuk kamr VIp Rp 250.000 permalam.

Setiap bulan Ramadhan masjid ini menyediakan makanan buka puasa sekitar 3.000 porsi setiap harinya. Kegiatan ini sudah berlangsung sejak tahun 1973, takmir masjid serta ketua panitia Kampung Ramdhan menentukan menu untuk buka puasa setiap harinya. Semua makanan tersebut dimasak oleh 28 kelompok ibu-ibu  dari Kampoeng Jogokariyan dan sekitarnya.



Kampoeng Jogokariyan akan sangat ramai ketika bulan Ramadhan terutama menjelang buka puasa. Banyak orang yang datang untuk mencari takjil atau ikut shalat berjamaah di Masjid Jogokariyan. Begitu padatnya pengunjung tidak menyurutkan antusias warga untuk ikut shalat berjamaah di Masjid. Terdapat sebuah aturan apabila pengunjung yang shalat di Masjid Jogokariyan dan kehilangan sandal atau alas kaki akan diganti oleh pihak pengurus masjid.


Demikian, pemaparan tentang Masjid Jogokariyan yang juga bersejarah untuk Yogyakarta.

No comments:

Post a Comment

Berbagi cerita berbagi petualangan berbagi rasa gembira berbagi ilmu pengetahuan, silahkan poskan komentar.

Naraya Trip Planner Designed by Templateism.com Copyright © 2014

Theme images by Bim. Powered by Blogger.