Latest News

Jadi Zona Pedagangan Bebas Pariwisata, Harga Properti Hainan Jatuh




Narayatrip.com—Hainan telah menjadi zona perdagangan bebas Pariwisata sejak beberapa tahun lalu. Banyak tempat wisata di Hainan yang dipromosikan sampai ke luar negeri, bahkan menawarkan juga Hainan Tour Muslim. Banyak agen tour and travel yang menawarkan paket wisata muslim ke Hainan dengan harga terjangkau, dikisaran IDR 2 juta.


Seperti Naraya Trip Planner bekerjasama dengan tim Travel4All, menawarkan paket wisata muslim ke Hainan dan paket wisata reguler dengan tanggal keberangkatan yang sudah ditentukan ke Hainan. Naraya Trip Planner bahkan memiliki harga Promo ke Hainan untuk bulan Mei 2019.

Persyaratan untuk traveller bisa ikut dalam paket wisata ke Hainan ini pun tidak sulit. Bagi yang berminat hanya perlu menghubungi tim Naraya Trip Planner dan berkonsultasi untuk melakukan perjalanan bersama-sama.

Pariwisata di Hainan vs Harga Properti di Hainan

Akan tetapi, meski zona perdagangan bebas pariwisata di Hainan terbuka luas, anehnya harga properti di Hainan justru jatuh. Harga real estat telah anjlok di Provinsi Hainan Cina, meskipun pulau tersebut memiliki masa depan yang cerah sebagai "zona perdagangan bebas pariwisata."

Pada bulan Mei, penjualan real estat turun 41 persen dibandingkan tahun lalu, dan turun 14 persen dibandingkan April tahun ini. Agen real estat frustrasi karena mereka telah lama memanfaatkan popularitas provinsi sebagai kawasan yang memiliki restor mewah di tepi-tepi pantai.

Pembangunan dan promosi pariwisata lebih lanjut seharusnya memberikan kontribusi yang cukup tinggi pada pertumbuhan harga tanah di area dekat tempat wisata, tetapi intervensi negara telah dengan tegas menghentikan pertumbuhan ini dan sekarang harga dalam penurunan tajam. Beberapa agen telah memilih untuk meninggalkan pulau itu untuk mengejar pasar yang lebih menguntungkan.


Alasan kurangnya tekanan pada harga real estat adalah peraturan baru yang diberlakukan di Hainan untuk membatasi penjualan real estat. Para pendatang atau pun para pebisnis harus menunjukkan bahwa mereka bersedia membuat komitmen nyata kepada provinsi alih-alih hanya berpartisipasi dalam spekulasi real estat.

Meskipun ini jelas membuat frustasi bagi agen real estat dan pembeli non-residen yang mencari investasi atau properti liburan yang menggiurkan, tentu lebih baik bagi penghuni dari semua tingkat pendapatan.

Ini juga kabar baik bagi pengembangan industri pariwisata, setidaknya sampai batas tertentu. Ini harus membantu menjaga biaya akomodasi lebih rendah dan membuat pulau itu lebih mudah diakses oleh wisatawan Tiongkok kelas menengah dan turis internasional yang juga ingin menarik China.

Bagi penduduk Hainan yang menyewakan properti yang menjadi tempat usaha bisnis mereka (yang berorientasi turis atau lainnya), itu akan membantu menjaga agar sewa menjadi lebih stabil. Hal ini juga meningkatkan peluang bahwa penduduk setempat dengan bisnis lokalnya menjadi lebih mampu untuk berkuasa melayani wisatawan akan memiliki peluang lebih besar untuk terus mendapat manfaat dari jumlah wisatawan yang kelak akan terus berdatangan.

Tentu saja, ada kelemahannya. Dengan menjaga agar Hainan relatif terjangkau bagi wisatawan Cina kelas menengah, volume keseluruhan pelancong pasti akan meningkat. Menjaga harga real estat relatif rendah hanya akan membuat Pulau Hainan yang akan segera menjadi tujuan wisata yang lebih memikat bagi pelancong. Secara ekonomi, kedengarannya seperti memberi untung untuk penduduk lokal.


Namun, provinsi ini masih cukup kecil, dengan ukuran 13.700 mil persegi, sedikit lebih besar dari negara bagian Maryland, dengan populasi yang relatif 9,2 juta. Apalagi sebagian besar pulau tertutup gunung.

Pada tahun 2016, Hainan dilaporkan menerima 60 juta wisatawan, dan zona perdagangan bebas yang baru diprediksi akan meningkatkan jumlah tersebut, yang mana nantinya akan berdampak buruk jika tidak ada pembangunan fasilitas lebih lanjut. Bahkan pertumbuhan yang lebih tinggi dapat memberikan tekanan besar pada lingkungan pulau itu.

Sebenarnya pembangunan dibutuhkan di pulau Hainan untuk memfasilitasi wisatawan yang kelak akan berdatangan. Akan tetapi, niat untuk melindungi usaha lokal juga sebuah kebijakan yang baik untuk dilanjutkan. Sampai sekarang, belum ada kabar lagi mengenai harga properti di kawasan hainan, sudahkah meningkatkan minat investor atau tetap dijaga agar lebih menguntungkan pengusaha lokal?

sumber Artikel: jingtravel.com

No comments:

Post a Comment

Berbagi cerita berbagi petualangan berbagi rasa gembira berbagi ilmu pengetahuan, silahkan poskan komentar.

Naraya Trip Planner Designed by Templateism.com Copyright © 2014

Theme images by Bim. Powered by Blogger.