Latest News

7 Tips Untuk Menghindari Isolasi Sebagai Solopreneur




Narayatrip.com--John Rampton seorang pengusaha dan kontributor Vip dari Entrepreneur.com mengungkapkan kelemahan menjadi seorang solopreneur. Meski demikian dia juga mengungkapkan cara untuk menghindari kelemahan tersebut.

Kelemahan terbesar menjadi solopreneur adalah menjadi terisolasi dari dunia luar karena anda akan menghadapi banyak hal hanya dengan diri anda sendiri. Sebagai solopreneur anda akan mengandalkan banyak hal kepada diri anda sendiri.

John mengaku sudah menjadi pengusaha selama bertahun-tahun, dia mengerjakan banyak perkejaan sendiri di rumah selama enam tahun terakhir. Tidak ada bos yang ngomel, tidak ada perjalanan pagi, tidak ada lagi jam masuk dan keluar.

“Hanya saya dan impian saya. Jika saya tidak bangun dan bekerja, saya tidak akan dibayar. Saya adalah orang yang dapat bekerja dari mana saja di dunia dan kapan pun saya mau,” ujarnya.

Untuk semua fleksibilitas ini memberi, sayangnya itu juga memberikan dampak negatif. Salah satunya ialah menghilangkan kenyamanan bekerja secara konevnsional dari jam 9 pagi kerja dan 5 hari kerja yang dihabiskan di kantor. Karena sebagai solopreneur anda bisa bekerja setiap hari bahkan hampir 12 jam sehari.  Hal negatif lainnya, tidak ada gosip kantor, tidak ada perkumpulan para karyawan, tidak ada minum-minum dengan teman kerja setelah bekerja, dan minim pertemuan dengan sesama kolega.

Ini bisa sangat mengisolasi dan terkadang membuat depresi. Berikut adalah beberapa tips yang telah membantu John selama beberapa tahun terakhir untuk lebih merasakan rasa kebersamaan dan membuatnya melewati hari-hari yang berat ketika sulit untuk maju terus.


Kadang-kadang bekerja di Ruang Kerja Bersama atua Kafe

Kadang-kadang, ketika Anda bekerja untuk diri sendiri, Anda tidak dapat mengetahui apakah Anda bekerja sama sekali, atau hanya sekadar memenuhi tugas-tugas yang dimotivasi oleh stres sendiri.  Salah satu cara untuk mendapatkan kembali beberapa kemiripan lingkungan kantor adalah dengan benar-benar pergi ke ruang kerja bersama.

Akhirn-akhir ini ruang kerja bersama juga telah menjadi populer di Indonesia, terutama di kota-kota besar. Ruang kerja bersama dipenuhi dengan pengusaha dan pekerja lepas yang berpikiran sama. Meja sewaan untuk freelancer ini menawarkan lingkungan kerja yang akrab sambil membentuk ikatan alami antara kreatif yang dapat berbagi ide, berkolaborasi dalam proyek atau mencari dukungan moral.

Kafe berfungsi cukup baik dan tidak memerlukan biaya keanggotaan, kecuali jika anda yang mempertimbangkan biaya kopi tanpa henti. Ini adalah pilihan tempat kerja yang populer, tetapi mereka dapat mengalami jam sibuk sibuk, dan kebisingan yang menyertai selama jam sibuk terjadi.

Selain itu, lebih mudah untuk memperpanjang sambutan Anda, dan, tidak seperti ruang kerja bersama, mereka tidak menyediakan fasilitas yang berfokus pada bisnis seperti printer, pemindai, atau mesin fotokopi. Hal-hal seperti ini akan anda jumpai dan menjadi kelemahan besar ketika kerja di cafe.

Bergabunglah dengan kelompok pendampingan dan komunitas Facebook untuk pengusaha lokal - dan hadiri acara dan pertemuan!

Penting untuk diingat bahwa, sebagai pengusaha atau profesional wiraswasta, Anda tidak sendirian meskipun sering terasa seperti Anda sedang sendirian. Hari kerja Anda tidak termasuk perangkap kehidupan kantor yang khas yang dialami sebagian besar teman Anda. Bagi Anda, tidak ada "kehidupan kantor yang khas," dan tidak ada yang akan memahami hal ini lebih dari orang yang memiliki pekerjaan yang sama dengan Anda.

Jadi, untuk membantu memerangi kekurangan kantor yang khas ini, penting untuk menemukan orang-orang yang memiliki jenis pekerjaan yang sama! Mungkin ada lebih banyak orang seperti Anda daripada yang Anda pikirkan.

Sering ada grup Facebook untuk pengusaha daerah, atau komunitas freelancer. Dengan menjadi aktif di komunitas-komunitas ini dan menghadiri acara dan pertemuan kewirausahaan, Anda akan merasakan anda tidak sendiri, anda mendapatkan jaringan sosial yang lebih baik daripada terisolasi sendirian di kamar anda.


Rencanakan Pertemuan dengan Teman dan Pertahankan Obrolan yang Tidak Berhubungan dengan Pekerjaan

Jika Anda seorang wirausahawan atau pekerja lepas yang bekerja dengan tim yang lebih besar, tetapi masing-masing dari Anda masih bekerja secara terpisah di rumah, seringkali Anda akan lupa bahwa yang lain ada saat Anda mengerjakan tugas anda sendiri, dan isolasi ini menurunkan moral.

Pastikan Anda terhubung dengan anggota tim lainnya atau behrubungan dengan teman. Anda bisa menjadwalkan pertemuan mingguan atau pertemuan mendadak juga bisa. Jika anda memiliki tim, lakukan pertemuan rutin untuk membicarakan hal-hal sederhana yang bisa meningkatkan keakraban. Suatu obrolan ringan terkadang benar-benar dapat memperkuat usaha Anda.

Pertahankan jam kerja reguler yang mencakup istirahat makan siang.

Ketika Anda memiliki banyak hal yang harus dikerjakan sangat mudah untuk lekas bangun tidur, menuangkan secangkir kopi untuk diri sendiri, dan langsung bekerja tanpa melihat hal lain selama 10 jam ke depan. Terutama jika Anda bekerja sendirian di rumah, tanpa karyawan yang akan mengingatkan anda atau mengajak anda makan siang bersama di jam makan siang.

Walaupun rutinitas anda ini produktif, tapi ini juga tidak baik, maka sebaiknya anda mempertahankan jam kerja reguler yang mencakup jam  makan siang untuk menyeimbangkan kondisi anda selama bekeraj sendiri.

Untuk menjaga kemiripan dengan hari kerja rutin perkantoran, bangunlah lebih awal dan atur waktu reguler untuk duduk di meja Anda. bangun rutinitas Istirahat di jam makan siang dengan tepat waktu.
Berjalanlah ke tempat take-out terdekat, atau gunakan aksesibilitas dapur Anda untuk membuat sesuatu yang segar, panas, dan bergizi. Jika Anda bisa, cobalah untuk berhenti bekerja pada jam 5 atau 6 sore. Anda tidak pernah ingin merasa seperti Anda telah menghabiskan satu hari di tempat kerja sendirian.

“Saya pribadi mulai bekerja pada jam 6 pagi dan bekerja sampai sekitar jam 5-6 sore setiap hari. Saya suka blogging dan melakukannya setiap hari, sampai-sampai merasa sayang jika menyelipkan jam tidur, tapi sangat penting untuk mengambil jeda dan waktu istirahat yang cukup,” ungkap John.

Dapatkan Sarapan atau Makan Siang dengan Pengusaha Lain

John mengaku suka pergi sarapan atau makan siang dengan pengusaha lain dan pemilik bisnis.
“Saya bertemu mereka di acara jejaring dan bertanya apakah mereka mau makan siang. Saya menemukan ini lingkungan yang lebih cocok untuk bertemu orang-orang dan mengenal mereka. Saya mencoba melakukan ini dua atau tiga kali seminggu. Ini membantu saya keluar dari rumah.”

Pengalaman ini membuat Anda menjadi lebih segar daripada sebelumnya. Ini juga bisa menjadi langkah yang tepat untuk menyegarkan pikiran dan membangun ide-ide segar untuk proyek-proyek selanjutnya.

Jadwalkan konferensi video, panggilan bisnis, dan rapat di pagi hari.

Salah satu cara untuk mengeluarkan Anda dari tempat tidur dan tampil rapi di pagi hari adalah dengan menjadwalkan semua rapat, konferensi video, dan panggilan bisnis sedini mungkin. Dengan memberikan diri Anda kegiatan lebih pagi setiap hari, ada akan memiliki interaksi sosial yang akan memberi energi untuk anda menjadi lebih produktif.

Biarkan pertukaran ide Anda, pembaruan rumah tangga umum dan prospek bisnis baru yang potensial membantu memulai hari yang produktif di tempat kerja! Plus, Anda akan lebih cenderung untuk bangun dan berpakaian dengan baik, karena orang lain akan melihat Anda daripada duduk-duduk dengan celana pendek di rumah.

Berolahraga setiap hari

Ini harus berlaku untuk siapa saja, apakah mereka bekerja dari rumah atau tidak. Olahraga setiap hari membantu mengirimkan endorfin melalui sistem Anda yang membantu Anda merasa lebih baik, bermanfaat untuk menjaga kesehatan Anda, dan membantu Anda secara fisik lebih kuat.

Ketika orang berolahraga secara teratur, mereka juga lebih cenderung mempertahankan pola makan yang lebih sehat. Temukan pola berolahraga yang akan membuat fisik dan mental anda seimbang. Minimal, ambil dua kali istirahat 15 menit sehari untuk berjalan-jalan atau melakukan peregangan ringan. Setelah melakukannya, Anda akan kembali sepenuhnya segar dan mampu mencapai target lebih banyak. Berolahraga di Gym juga dapat membantu anda menemukan teman baru dan terbebas dari isolasi diri karena bekerja sebagai solopreneurs.

Demikian saran untuk menghindari isolasi setiap hari sebagai seorang solopreneur. Anda bisa menerapkannya mulai hari ini agar anda memiliki keseimbangan fisik dan mental yang kuat. Sekaligus anda tetap bisa  memiliki jaringan sosial yang menguntungkan untuk perkembangan karir anda.

No comments:

Post a Comment

Berbagi cerita berbagi petualangan berbagi rasa gembira berbagi ilmu pengetahuan, silahkan poskan komentar.

Naraya Trip Planner Designed by Templateism.com Copyright © 2014

Theme images by Bim. Powered by Blogger.