Latest News

4 Festival Kebudayaan Eksis di Kulonprogo


Narayatrip.com--Kulonprogo terkenal dengan keindahan destinasi wisata alam bukit menoreh yang sudah memikat banyak wisatawan. Tak hanya keindahan wisatanya namun kebudayaan tradisional di masyarakat juga msih terjaga dengan baik. Hal ini terlihat dari festival kebudyaan yang sering diadakan di Kulonprogo. 

1. Menoreh Art Festival (MAF)


Menoreh Art Festival merupakan hiburan rakyat sekaligus menjadi media untuk mengangkat kebudayaan rakyat terutama di Kulonprogo. Kegiatan ini biasanya diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan Kabupaten Kulonprogo untuk memperingati hari jadi Kulonprogo. Menoreh Art Festival diselenggarakan setiap tahun di Alun-Alun Wates. 

Menoreh Art Festival diisi oleh berbagai kegiatan kesenian seperti parade gamelan Nusantara, Pameran Tanaman Bonsai, Pameran Seni Rupa, Pentas Seni Potensi Desa, Pagelaran Wayang Kulit, Kenduri 12 Kecamatn Kulonprogo. Kegiatan ini diikuti oleh berbagai daerah yang berada dilawasan perbukitan menoreh, seperti Bnayumas, Jember, Bantul, Wonogiri dan beberapa daerah lainya. 

Festival ini tidak hanya dilakukan hanya dalam waktu satu hari namun selama satu bulan penuh. Setiap harinya akan menampilkan kesenian khas Kulonprogo secara bergantian. Tujuan diadakanya festival ini adalah utamanya untuk mengangkar kebudayaan Kulonprogo agar semakin dikenal oleh masyarakat luas. Alasan lain adalah untuk melestarikan kebudayaan agar tidak punah terhadap perkembangan  jaman. 

Banyak agenda yang dilakukan dalam Menoreh Art festival. Secara berurutan kegiatan dimulai dari parade budaya dan kesenian, pentas musik dan budaya. Malam puncak festival biasanya akan lebih ramai daripada malam pembukaan. Penutupan festival MAF sekaligus menjadi malam penghargaan bagi partisipan. Sebagai penutup,  masyarkat akan dihibur kembali dengan pagelaran Wayang Kulit selama satu malam suntuk. 

2. Festival Kethoprak


Kethoprak merupakan kesenian khas Indonesia yang kini semakin tenggelam oleh jaman.  Dalam rangka melestarikan kesenian kethoprak, Pemkab Kabupaten Kulonprogo melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga setiap tahunya menggelar festival kethoprak yang diikuti oleh berbagai daerah di Kulonprogo. 

Festival ini dilaksanakan dengan tujuan untuk melestarikan kebudayaan serta meningkatkan kreativitas masyarakat dalam kesenian terutama para pelaku seni. Peserta festival ini wajib diikuti oleh anak muda sesuai dengan tujuanya adalah untuk menjaga eksistensi kebudayaan serta mengembangkan kesenian kebudayaan di masyarakat terutama para generasi muda. 

Kegiatan festival ini dilakukan tersebar di masing-masing kecamatan. Festival kethoprak dibagi menjadi 4 zona. Zona pertama meliputi Samigaluh, Kalibawang dan Girimulyo, festival diselenggarakan di lapangana Banjarharjo. Zona kedua meliputi Kecamatan Nanggulan, Pengasih, Sentolo, festival diselneggarakan di Pengasih. Zona ketiga meliputi Kokap, Temon, Wates, festival diselenggarakan di Kokap. Zona keempat meliputi Galur,  Lendah, Panjatan, festival diselenggarakan di Galur. 

Pegelaran kethoprak ini menampilkan lakon cerita rakyat atau cerita sandiwara yang mereka persiapkan sebelumnya. Festival ini rutin diadakan setiap tahun untuk menunjukan kreatifitas kesenian masyrakat sekitara agar warisan budaya ini tetap lestari.

3. Festival Upacara Adat


Dinas Kebudyaan DIY mengadakan  Festival Upacara Adat sebagai agenda tahunan yang bertujuan untuk mengembangkan kebudayaan lokal masyarakat. Festival ini tidak hanya diikuti oleh masyarakat Kulonprogo saja namun meliputi seluruh wilayah yang ada di kota Yogyakarta. 

Festival Upacara Adat diawlai dengan pelaksanaan kirab budaya. Kegiatan diikuti oleh setiap perwakilan dari empat kontingen di Yogyakarta yaitu Bantul, Gunung Kidul, Sleman, dan wilayah kota Yogyakarta. Kegiatan festival berisi konten  lokal kebudanyaan dari masing-masing kontingen. Kebudayaan tersebut tidak hanya untuk ditampilkan kepada masyarakat namun diharapkan bisa dikembangakan di wilayah DIY. 

Festival ini tidak hanya sebagai tontonan masyarakat namun juga sebagai tuntunan masyrakat terhadapa nilai-nilai kebaikan yang bisa diambil dari setiap kebudayaan yang ditampilkan. Tujuan utama dari festival ini adalah untuk mengembangkan kebudayaan lokal agar dikenal lebih luas oleh masyarakat serta sebagai media untuk pengembangan sumber daya manusia mengenai  ketertarikanya terhadap kebudayaan. Mewariskan filosofi dari setiap tradisi terhadap generasi muda agar tidak salah pandangan. 

Festival Upacara Adat dianggap sebagai pagelaran kolosan dari setiap tradisi unggulan yang ada di Yogyakarta. Kegiatan yang dilakukan sebagai langkah pemeberdayaan upacara adat masyarakat Yogyakarta. 

4. Festival Kampoeng Nusantara


Festival Kampoeng Nusantara merupakan sebuah festival kesenian yang di prakarsai oleh Didi Nini Thowok. Didukung oleh PT. Damar Nusantara Tama- DNT dan Kementrian Pariwisata yang dipromosikan melalui kampanye global Wonderfull Indonesia. Festival ini memadukan pagelaran art, pentas seni, tari tradisi bersama dengan artis musik yang dilaksanakan di alam terbuka. 

Festival Kampoeng Nusantara kini telah menjadi agenda tahunan masyarakat Yogyakarta. Menunjukan perpadaun antara budaya tradisional dan modern menjadi sebuah seni yang indah. Selain berbagai pagelaran kesenian di festival ini juga diadakan acara workshop kuliner oleh chef yang diundang. Pengunjung juga dapat mencicipi berbagai kuliner yang dijajakan selama festival berlangsung. 



Festival ini merupakan perpaduan pertunjukan antara seni tradisional dengan modern. Didi Nini Thowok membuat festival ini sebagai pertunjukan seni kelas internasional dengan mengundang beberapa pihak asing. Sasaran dari acara festival ini adalah anak muda kaum milenial agar mereka tertarik dan mau belajar tentang kebudayaan sendiri. Dengan menghadirkan artis musik  dan pihak asing diharapkan mampu meningkatkan ketertarikan anak muda untuk mau berkontribusi didalam pelestarian kebudayaan. Beberapa pihak asing yang ikut berpartisipasiadalah India, jepang, Tiongkok, dan Australia. 



No comments:

Post a Comment

Berbagi cerita berbagi petualangan berbagi rasa gembira berbagi ilmu pengetahuan, silahkan poskan komentar.

Naraya Trip Planner Designed by Templateism.com Copyright © 2014

Theme images by Bim. Powered by Blogger.