Latest News

12 Hal Luar Biasa Tentang Menjadi Seorang Solopreneur




Narayatrip.com--Solopreneur adalah bidang karir yang sedang berkembang di era teknologi saat ini. Solopreneur adalah "pemilik bisnis yang bekerja dan menjalankan bisnisnya sendiri."

Seorang solopreneur diibaratkan seperti kepala juru masak dan pencuci botol, yang memulai bisnis, memiliki bisnis, menjalankan bisnis dan bertanggung jawab atas kegagalan atau kesuksesan bisnis. Seorang solopreneur tidak sama dengan seorang pengusaha. Keduanya mengambil risiko dan membangun bisnis, tetapi solopreneur melakukannya sendiri.

Pengusaha menggunakan bentuk tradisional dari membangun bisnis, termasuk mempekerjakan karyawan. Tetapi solopreneur memilih untuk menumbuhkan bisnis dengan perjanjian kontrak atau penyedia outsourcing daripada model standar majikan / karyawan.

Manfaat menjadi solopreneurship sangat banyak. Jika Anda ingin tahu tentang kehidupan para ‘kapten’ nasib mereka sendiri, yang berani menempuh risiko tinggi, dan dihargai tinggi dan bahkan mempertimbangkan untuk mengambil risiko yang sama setiap saat, maka simak artikel ini sampai selesai.

Berikut apa saja yang menjadikan solopreneur benar-benar solopreneur sejati!

Solopreneurs bisa menjadi gila kerja jika mau

Pecandu kerja mendapatkan cap buruk untuk semua hal. Jika bekerja tanpa henti adalah urusan Anda, maka Anda bisa melakukannya, tidak ada larangan menjadi solopreneur, karean andalah nahkoda sekaligus penentu arah bisnis anda. Tidak perlu bos. Tidak ada karyawan. Hanya Anda melakukan apa yang Anda sukai, kelelahan atau tidak.

Solopreneurs dapat mempertahankan apa yang dihasilkanya

Ya, Anda harus membayar pajak, meneruskan pekerjaan, dan menghentikan pekerjaan sesuai dengan yang anda inginkan. Anda bisa mempertahankan segala hal sesuai dengan yang anda inginkan dan pada saat yang sama  keuntungan bisnis Anda adalah milik Anda sendiri. Anda dapat memilih untuk bergabung sebagai LLC atau S-corp, tetapi bagaimanapun, uang yang dihasilkan dari bisnis Anda adalah uang yang akan anda nikmati sepenuhnya. Jadi, Investasikan dengan bijak untuk hari tua nanti agar kelak anda tidak perlu bekerja untuk mencari uang tapi bekerja untuk bersenang-senang dan uang yang akan bekerja untuk Anda.

Solopeneurs dapat menyewa staff secara kreatif

Solopreneur bisa mendapat bantuan dari seorang asisten. Mereka menyewa asisten. Mereka bahkan bisa memerintah orang sekitar, seperti seorang direktur di sebuah perusahaan. Namun, prosesnya berbeda. Alih-alih menggunakan CFO, solopreneur mungkin menggunakan layanan penasihat, atau membeli SaaS akuntansi atau bekerja dengan kontraktor.

Solopreneurs menemukan kekuatan otomatisasi dan outsourcing

Solopreneur harus mengotomatiskan proses dan tugas outsourcing. Dengan tidak adanya seorang karyawan atau staff yang menggantikannya untuk melakukan penawarannya, seorang solopreneur adalah orang yang sukses belajar untuk menciptakan sistem yang disederhanakan yang menyelesaikan tugas-tugas bisnis yang penting seorang diri.


Solopreneurs hidup untuk bekerja

Solopreneur tidak harus melakukannya sendiri. Mereka dapat dengan mudah menutup toko-toko mereka dan memulai pekerjaan kapan saja dia inginkan. Mereka bisa selalu sibuk dengan pekerjaannya, tapi pada waktu tertentu bisa sangat santai. Akan tetapi, baginya Bekerja adalah sebuah petualangan - sebuah keterlibatan penuh gairah dalam kegembiraan hidup. Baginya bekerja itu layak untuk dijalani!

Solopreneurs Bisa Mendapatkan Fee Sebesar Apapun yang Ditargetkan

Startups suka berputar. Pivot adalah taktik bertahan hidup. Solopreneur juga berputar, dan mereka dapat melakukannya tanpa pertanggungjawaban kepada pemegang saham, pemangku kepentingan, anggota dewan, karyawan, investor atau bahkan kucing peliharaan. Mereka dapat berputar seperti bisnis siapa pun.

Solopreneurs mengambil keputusan sendiri

Butuh banyak pengambilan keputusan untuk menjalankan bisnis. Sebagai solopreneurs, Anda memutuskan segalanya. Jika Anda sangat pandai mengontrol dan tidak suka dikontrol Anda telah memilih jalur pekerjaan yang tepat.

Solopreneurs dapat membuat jadwal kerja sendiri

Anda yang bertanggung jawab. Memutuskan bagaimana, kapan, di mana, dan berapa lama untuk bekerja sepenuhnya terserah Anda.

Solopreneurs bertanggung jawab atas kesuksesannya

Anda harus mengambil risiko besar jika menginginkan imbalan besar. Solopreneur menginternalisasi kebenaran ini. Alih-alih menyerahkan kesuksesan mereka pada orang lain, mereka memilih untuk membawa kesuksesan mereka dengan kemampuan sendiri dengan kuat.

Solopreneurs mengembangkan visinya sendiri

Visi siapa yang ingin Anda capai? Anda sendiri atau orang lain di sekitar Anda? Seorang solopreneur membuat keputusan ini dengan kemandirian yang tinggi dan menjalani kehidupan atau pekerjaan atas dasar kesadaran sejati sampai mendapatkan hasil yang sesuai dengan yang dibayangkannya.

Solopreneurs mewujudkan mereknya sendiri

Personal branding adalah praktik menciptakan dan mengatur identitas publik Anda. Karena seorang solopreneur adalah pebisnis, ia akan merasa lebih penting daripada sebelumnya untuk terlibat dan mencapai personal branding.


Solopreneurs mengalami petualangan setiap hari

Petualangan didefinisikan sebagai "pengalaman atau aktivitas yang tidak biasa dan menarik, biasanya berbahaya," Itu pada dasarnya meringkas solopreneurship. Keamanan kerja? Tidak mungkin. Gaji stabil? Nggak. Manfaat? Kamu bercanda. Anda menjalani kehidupan petualangan yang memacu adrenalin, dan Anda tidak akan mendapatkannya dengan cara lain.

Singkatnya, hasrat Anda untuk bekerja dapat berubah menjadi monster penghisap jiwa. Potensi berpenghasilan tinggi Anda dapat mendorong Anda ke dalam penghasilan yang menyedihkan atau menyenangkan tergantung dari kerja keras dan sikap Anda. Perlunya membuat setiap keputusan sendiri dapat membebani Anda dengan tekanan mental yang tiada henti.

Akan tetapi, jika anda adalah seseorang yang suka dengan tantangan dan tidak suka dikontrol oleh sebuah sistem yang kaku, pilihan menjadi solopreneurs akan membuat anda menemukan hal baru setiap harinya. Andalah yang berkuasa atas hidup dan masa depan karir anda.

Jadi, kehidupan seorang solopreneur bukan untuk siapa pun. Dibutuhkan kepala jernih dan kemampuan menahan lapar yang tinggi untuk melakukan semua jenis risiko gila yang akan ditanggung seorang diri. Terlebih lagi, risiko-risiko soloentrepreneurship ini tinggi, dan Anda dapat sepenuhnya melebihi tingkat kenormalan seorang pekerja keras senormal apapun yang ada di dunia ini.

Anda mendengar orang mengeluh tentang biaya perawatan kesehatan mereka, dan Anda pikir perawatan kesehatan apa? Yang lain membual tentang empat minggu waktu liburan mereka yang masih harus dibayar, dan Anda menyeringai tentang waktu liburan tanpa batas Anda. ketika para pegawai biasa mengeluhkan bos mereka yang kadang bersikap tidak adil, anda tidak memiliki semua itu. bos anda adalah diri anda sendiri. Anda bisa memperoleh liburan kapan saja anda inginkan, dan anda tidak membutuhkan perawatan kesehatan ketika anda dapat menjaga kesehatan anda tetap seimbang jiwa raga setiap hari.

Risikonya tinggi. Bebannya besar. Namun pengalaman itu transformatif.
Beberapa yang telah mencoba dan berhasil dalam solopreneurship selalu mencapai hal-hal besar. Apakah mereka melanjutkan sebagai solopreneur, bermetamorfosis menjadi wirausaha atau meninggalkan semuanya, mereka tahu apa itu kehidupan solopreneur, dan mereka memiliki kisah-kisah luar biasa untuk diceritakan tentang hal itu.

Jadi, siapkah anda menjadi solopreneur?
Ketika memulai sebuah usaha apapun bentuknya pasti sulit, namun ketika anda sudah siap dan mengetahui cara menjalaninya dengan sepenuh hati dan kesiapan mental baja, anda akan menjumpai segala macam petualangan yang tak terduga.

Dan inilah yang saya alami sebagai solopreneur, bermitra dengan siapa saja dan mendapatkan informasi serta pengalaman dari setiap mitra yang berkerjasama dengan saya.

No comments:

Post a Comment

Berbagi cerita berbagi petualangan berbagi rasa gembira berbagi ilmu pengetahuan, silahkan poskan komentar.

Naraya Trip Planner Designed by Templateism.com Copyright © 2014

Theme images by Bim. Powered by Blogger.