Latest News

Matcha yang Dirindukan Traveller Penikmat Teh

Matcha

Narayatrip.com-Jika bisa berwisata ke Jepang, yang sangat ingin kucicipi adalah kulinernya.
Pertama-tama ingin mencicipi ramen, sushi, dan takoyaki khas Jepang dan diolah oleh chef asli Jepang. Selain makanan, ada juga minuman yang sangat ingin dicicipi yakni sake, matcha, teh hijau asli racikan chef minuman tersebut.

Penasaran banget sedari dulu dengan minuman dan makanan itu. Sampai-sampai sebelum mencicipinya secara langsung ke lokasi, terlebih dahulu membaca informasi terkait dengan matcha dan teh hijau.

Pernah terpikir bahwa matcha dan teh hijau adalah minuman yang sama, ternyata berbeda. Kedua minuman ini memang berasal dari tanaman yang sama yakni Camellia sinensis berasal dari Cina.

Akan tetapi, ternyata proses menanam, memanen, hingga membuatnya menjadi minuman yang siap santap itu mengalami jalan yang berbeda.

Teh hijau


Pembuatan Matcha

Dalam pembuatan matcha, dibutuhkan waktu sekitar 20-30 hari sampai tanaman teh siap untuk diolah. Tanaman tersebut harus ditutup untuk menghindari sinar matahari selama 20-30 hari sebelum dipanen.

Pada saat penutup di buka setelah dua puluh hari kemudian atau lebih, kita bisa melihat warna daun tehnya menjadi lebih gelap dan kondisi ini menyebabkan produksi klorofil menjadi lebih tinggi sehingga meningkatkan produksi asam amino.

Setelah dipanen, batang dan urat halus dipisahkan dari daun. Kemudian keduanya ditumbuk menggunakan batu sampai halus.

Teh hijau

Sampai the menjadi bubuk hijau terang. Kemudian, bubuk tersebut dikeringkan dalam jangka waktu tertentu. Tidak lama, hanya untuk menjaga warna hijaunya. Inilah substansi Matcha yang digandrungi banyak orang di Jepang. Jika Anda meminum matcha, ini artinya Anda meminum keseluruhan kandungan yang ada dalam daun teh.

Kandungan zat di dalam matcha vs teh hijau

Matcha memiliki sekitar 134 mg catechins – sejenis antioksidan yang kuat dan mengandung banyak manfaat kesehatan. Antioksidan pada matcha bahkan lebih tinggi dibandingkan dengan semua jenis buah dan sayuran.

Namun, matcha juga mengandung kafein yang lebih tinggi. Satu cangkir matcha yang terdiri dari setengah sendok makan bubuk matcha mengandung sekitar 35 mg kafein.

Manfaat dari meminum matcha

Matcha memiliki manfaat yang sama dengan teh hijau untuk kesehatan. Perbedaanya hanya pada efektivitasnya saja.

Teh Hijau

Matcha mengandung antioksidan yang berfungsi untuk mencegah radikal bebas yang terbentuk di dalam tubuh. Radikal bebas dapat menyebabkan kerusakan jaringan dan sel.

Antioksidan pada matcha dikenal sebagai catechins, turunan dari catechins adalah epigallocatechin gallate (EGCG). Zat ini dapat mencegah peradangan yang di dalam tubuh, membentuk arteri yang sehat, dan membantu memperbaiki sel.

Selain itu, teh hijau dan matcha juga dapat mengurangi risiko penyakit jantung karena dapat mengubah level kolesterol, LDL kolesterol, trigliserida, dan gula darah. Peneliti menunjukkan adanya penurunan risiko sakit jantung sebanyak 31 persen pada penikmat teh hijau, mungkin akan lebih efektif lagi pada penikmat matcha.

Matcha dan teh hijau cocok untuk diet
Salah satu alasan, teh hijau dan matcha populer terutama di kalangan perempuan ialah karena teh ini dapat membantu diet mereka. Ekstrak teh hijau bahkan menjadi bahan suplemen penurun berat badan.

Penelitian yang dikutip oleh Authority Nutrition, menunjukkan teh hijau dapat meningkatkan pembakaran kalori dengan cara meningkatkan metabolisme, meskipun begitu tidak semua penelitian setuju dengan pendapat ini.

Satu hal lagi yang menarik dari teh hijau dan matcha yakni memberikan sensasi relaksasi pada tubuh karena teh hijau mengandung asam amino yang disebut L-theanine, sedangkan matcha mengandung L-theanine yang lebih tinggi dibanding teh hijau mana pun.

Zat L-theanine dapat meningkatkan gelombang alpha pada otak dan dapat membantu Anda mendapatkan ketenangan dalam tubuh untuk melawan gejala stress. Zat ini juga mampu mengubah efek kafein dalam tubuh, sehingga membuat kita tetap waspada dan tidak mudah mengantuk.

Baca juga:

Bubuk teh hijau
Bubuk  matcha berwarna hijau, sedangkan green tea justru berwarna kekuning-kuningan, ketika diseduh akan nampak perbedaan warna yang sangat signifikan. Green tea atau teh hijau nampak seperti teh pada umumnya, sedikit lebih bening. Sedangkan matcha berwarna hijau, tekstur matcha juga cenderung berbentuk bubuk halus.

No comments:

Post a Comment

Berbagi cerita berbagi petualangan berbagi rasa gembira berbagi ilmu pengetahuan, silahkan poskan komentar.

Naraya Trip Planner Designed by Templateism.com Copyright © 2014

Theme images by Bim. Powered by Blogger.