Latest News

Mengenal Bitcoin, Uang yang Jadi Incaran Penyebar WannaCry




Ilustrasi, bitcoin. doc Istimewa

ASIA, YOGYAKARTA- Beberapa hari ini kita mendengar wabah WannaCry di seluruh dunia. Penyebar WannaCry ketika mendapatkan korbannya meminta uang tebusan, namun bukan uang tebusan fisik melainkan dalam bentuk bitcoin. Jadi, apa sebetulnya bitcoin yang jadi incaran penyebar WannaCry ini? 


Kenapa bitcoin menjadi sesuatu yang berharga baginya sehingga ia tidak segan-segan untuk meretas lebih dari 150 titik komputer ber wifi di berbagai negara?

Bitcoin merupakan sebuah uang elektronik yang dibuat pada tahun 2009 oleh Satoshi Nakamoto. Nama tersebut juga dikaitkan dengan perangkat lunak sumber terbuka yang dia rancang, dan juga menggunakan jaringan peer-ke-peer tanpa penyimpanan terpusat atau administrator tunggal. 

Departemen Keuangan Amerika Serikat menyebut bitcoin sebuah mata uang yang terdesentralisasi  karena tidak seperti mata uang pada umumnya, bitcoin tidak tergantung pada penerbit utama mata uang. Bitcoin menggunakan sebuah database yang didistribusikan dan menyebar ke node-node dari sebuah jaringan P2P ke jurnal transaksi, dan menggunakan kriptografi untuk menyediakan fungsi-fungsi keamanan dasar, seperti memastikan bahwa bitcoin-bitcoin hanya dapat dihabiskan oleh orang memilikinya, dan tidak pernah boleh dilakukan lebih dari satu kali.

Desain dari Bitcoin memperbolehkan untuk kepemilikan tanpa identitas (anonymous) dan pemindahan kekayaan. Bitcoin dapat disimpan di komputer pribadi dalam sebuah format file wallet atau di simpan oleh sebuah servis wallet pihak ketiga, dan terlepas dari semua itu bitcoin-bitcoin dapat dikirim lewat internet kepada siapapun yang mempunyai sebuah alamat Bitcoin. 

Topologi peer-to-peer bitcoin dan kurangnya administrasi tunggal membuatnya tidak mungkin untuk otoritas, pemerintahan apapun, untuk memanipulasi nilai dari bitcoin-bitcoin atau menyebabkan inflasi dengan memproduksi lebih banyak bitcoin.

Bitcoin adalah salah satu dari implementasi pertama dari yang disebut cryptocurrency, pertama kali di deskripsikan oleh Wei Dai pada tahun 1998 dalam milis cypherpunks.

Secara teknis, perangkat lunak Bitcoin dijalankan pada Windows 7.

Cara kerja
Seseorang yang berpatisipasi di dalam jaringan bitcoin mempunyai sebuah wallet yang menyimpan beberapa keypair-keypair kritografi. Kunci-kunci publik, atau alamat-alamat bitcoin, yang bertindak sebagai tujuan akhir (endpoint) mengirim atau menerima untuk semua pembayaran. Kunci pribadi yang terkait hanya memperbolehkan pembayaran hanya dari user itu sendiri. Alamat-alamat tidak mengandung informasi apapun mengenai pemiliknya dan secara umum tidak diketahui.

Alamat-alamat dalam format yang dapat dibaca manusia terdiri dari angka-angka acak dan huruf-huruf yang panjangnya sekitar 33 karakter, dalam format 1rYK1YzEGa59pI314159KUF2Za4jAYYTd. 
 
Pengguna bitcoin dapat memiliki banyak alamat, dan faktanya dapat mengenerasi alamat baru tanpa batasan apa pun, karena membuat sebuah alamat baru adalah bersifat segera, sebanding dengan membuat kunci rumah baru, dan tidak membutuhkan hubungan dengan node-node apapun dalam jaringan. Dalam membuat tujuan-tunggal/penggunaan-tunggal alamat-alamat dapat membantu anonimitas user tersebut.

Transaksi
Bitcoin-bitcoin mengandung kunci publik (alamat) sang pemilik yang sekarang. Ketika pengguna A mengirim suatu nilai ke pengguna B, A akan melepaskan nilai kepemilikan mereka dengan menambahkan kunci publik (alamat) B ke koin - koin tersebut dan menandatanganinya dengan kunci pribadi dia sendiri.[9] Kemudian dia akan menyiarkan bitcoin-bitcoin ini dalam sebuah pesan yang sesuai, atau disebut transaksi, di dalam jaringan peer-ke-peer. Sisa dari node-node jaringan menvalidasi tanda tangan kritografi dan jumlah dari transaksi sebelum menerimanya.

Transaksi apapun yang di siarkan ke node-node lainnya tidak secara langsung menjadi resmi sampai diakui dalam sebuah daftar-waktu yang telah dicap dari semua transaksi yang diketahui, yaitu disebut sebagai rantai blok. Pengakuan ini berasal dari sebuah sistem yang-diyakini-jalan untuk mencegah pengeluaran ganda dan pemalsuan.

Saat-saat tertentu, setiap node yang menghasilkan mengoleksi semua transaksi-transaksi tidak diakui yang mana diketahui dari dalam sebuah blok kandidat, sebuah file yang mana di antara lainnya, mengandung hash kriptografi dari blok-yang berlaku sebelumnya dan diketahui pula oleh node tersebut.
Kemudian node itu mencoba untuk menghasilkan sebuah hash kriptografi dari blok itu dengan karakteristik tertentu, sebuah usaha yang membutuhkan nilai yang dapat diprediksi dari pengulangan percobaan dan kesalahan. Ketika sebuah node menemukan sebuah solusi, dia akan mengumumkannya ke semua jaringan. Anggota jaringan akan menerima blok baru yang telah di pecahkan dan mengvalidasikannya sebelum menerima, dan kemudian menambahkannya ke rantai.

Akhirnya, rantai-blok mengandung sejarah kriptografi kepemilikan dari semua koin-koin yang berasal dari alamat sang pembuat ke pemilik alamat yang sekarang.

Oleh karena itu, kalau seorang pengguna berusaha untuk menggunakan kembali koin-koin yang telah dia belanjakan, maka jaringan akan menolak transaksi tersebut.

Produksi Bitcoin
Jaringan Bitcoin secara acak membuat dan mendistribusikan sekumpulan dari bitcoin - bitcoin yang baru sekitar 6 kali dalam satu jam ke seseorang yang menjalankan perangkat lunak dengan opsi 'menghasilkan koin' yang telah dipilih sebelumnya. Setiap pengguna berpotensi menerima sekumpulan dengan menjalankan opsi itu, atau program yang telah dispesialisasikan untuk dijalankan di alat yang pengguna punya (contohnya kartu grafis-VGA). 

Menghasilkan bitcoin - bitcoin sering diistilahkan sebagai "menambang", sebuah istilah yang sama dengan analogi penambangan emas. Mengenai probabilitas kemungkinan bahwa seorang pengguna akan menerima sekumpulan sangat bergantung pada kekuatan komputasi yang dia kontribusikan ke jaringan yang juga berhubungan dengan gabungan kekuatan komputasi dari semua node - node.

Jumlah dari bitcoin yang dibuat dalam setiap kumpulan adalah tidak lebih dari 50 BTC, dan seiringan dengan waktu penghargaannya juga telah diprogram untuk berkurang sampai ke titik nol, dengan begitu tidak akan ada lebih dari 21 juta bitcoin yang akan ada. Seiring dengan pembayaran berkurang, maka motif dari pengguna tersebut diharapkan akan berubah untuk mendapatkan biaya Transaksi.

Semua node-node yang menghasilkan dari jaringan berkompetisi untuk menjadi yang pertama dalam mencari sebuah solusi untuk sebuah masalah kriptografi mengenai blok-kandidatnya, sebuah masalah yang mengharuskan pengulangan percobaan dan kesalahan. Ketika sebuah node menemukan sebuah solusi yang benar, maka akan mengumumkannya ke sisa dari jaringan dan mengklaim sekumpulan dari bitcoin-bitcoin. Anggota-anggota dari jaringan akan menerima blok yang telah dipecahkan dan menvalidasikannya sebelum menerima secara penuh, dan menambahkannya ke rantai. Nodes dapat memperkerjakan Unit Pengolah Pusat mereka menggunakan klien standar atau menggunakan perangkat lunak lainnya yang memanfaatkan kekuatan dari Graphics processing unit mereka. Pengguna juga dapat menghasilkan bitcoin secara kolektif.

Dikarenakan node-node tidak mempunyai obligasi untuk menyertakan transaksi - transaksi dalam setiap blok yang mereka hasilkan, pengirim Bitcoin dapat juga secara sukarela membayar biaya transaksi. Dengan melakukan itu akan mempercepat transaksi tersebut dan menyediakan insentif untuk pengguna-pengguna yang menjalankan node, terutama ketika kesulitan dari menghasilkan bitcoin-bitcoin ditingkatkan atau hadiah dari setiap jumlah blok berkurang seiring waktu. Node-node mengumpulkan biaya transaksi yang dikaitkan dengan semua transaksi-transaksi yang dimasukkan dalam blok-kandidat mereka. 

Berbeda dengan matauang fiat konvensional, bitcoin berbeda dalam hal tidak ada kepengawasan yang dapat mengontrol nilai dikarenakan sifatnya yang desentralisasi, pengurangan sirkulasi dapat menyebabkan ketidakstabilan yang biasanya disebabkan oleh bank-bank sentral. Terdapat pula pengontrolan inflasi secara terbatas yang diimplementasikan dalam perangkat lunak Bitcoin, tetapi itu dapat diprediksi dan diketahui oleh semua pihak. Karena itu inflasi tidak dapat dimanipulasi dari sentral untuk memengaruhi redistribusi nilai dari khalayak ramai.

Transfer-transfer difasilitasi secara langsung tanpa menggunakan sebuah pemeroses keuangan di antara node-node. Jenis transaksi ini membuat chargeback mustahil. Klien Bitcoin akan menyiarkan transaksi ke node sekitar yang akan menyebarkan pembayaran ke semua jaringan. Transaksi-transaksi yang gagal atau salah akan ditolak oleh klien-klien yang jujur. Transaksi-transaksi kebanyakan bebas pungutan biaya, tetapi sebuah biaya biasanya dapat dibayarkan ke node lainnya untuk mempriotiskan pemprosesan transaksi.

Seiringnya waktu, jumlah total dari bitcoin akan meningkat mengarah ke 21 juta. Peredaran uang meningkat sebagai sebuah serial geometris yang berlangsung setiap 4 tahun sekali; diperkirakan pada tahun 2013 setengah dari total peredaran akan berhasil dihasilkan, dan pada 3 April 2017 akan selesai dihasilkan. 

Seiring dengan perarahan menuju nilai tersebut, bitcoin sepertinya akan mulai mengalami deflasi (pertambahan nilai nyata) nilai dikarenakan kekurangan perkenalan baru. Walaupun Bitcoin dapat dibagi dengan delapan angka di belakang koma (memberikan 2.1 x 1015 unit total), menghilangkan ketebatasan praktis dapat menyebabkan penyesuaian nilai ke arah linkungan deflasi.[8] Daripada mengandalkan dari insentif bitcoin yang baru dibuat untuk mencatat transaksi-transaksi ke dalam blok-blok, node-node dalam perioda ini diharapkan untuk menggantungkan kemampuannya untuk secara kompetitif mengumpulkan biaya pemprosesan transaksi - transaksi .

Penghalang penggunaan Bitcoin
Kemungkinan kegagalan skenario untuk Bitcoin adalah termasuk di antaranya devaluasi mata uang, penurunan basis pengguna, atau tindakan keras seluruh pemerintah untuk menghentikan operasi perangkat lunak. 

Legalitas Penggunaan
Legalitas penggunaan Bitcoin berubah-ubah secara cepat diseluruh dunia, beberapa negara seperti Thailand melarang Bitcoin, negara Jerman memberikan status legal dan beberapa negara seperti Cina membatasi penggunaan bitcoin. Pada 6 Februari 2014, Pemerintah Indonesia menyatakan bahwa Bitcoin dan virtual currency lainnya bukan merupakan mata uang atau alat pembayaran yang sah di Indonesia. Masyarakat Indonesia dihimbau untuk berhati-hati terhadap Bitcoin dan virtual currency lainnya. Segala risiko terkait kepemilikan/penggunaan Bitcoin ditanggung sendiri oleh pemilik/pengguna Bitcoin dan virtual currency lainnya

Suplai Bitcoin hanya akan ada 21 juta Bitcoin di seluruh dunia. Sistem penciptaan Bitcoin yang terus berkurang setiap 4 tahun sekali ini menyerupai sistem ekonomi berdasarkan deflasi dan dengan makin terbatasnya supply bitcoin, harga bitcoin cenderung naik.

Kenapa orang mulai membeli dan menggunakan bitcoin?
Bitcoin dikembangkan dengan idealisme mata uang yang baik tidak dikontrol oleh pemerintah atau bank sentral. Krisis finansial beberapa waktu yang lalu menegaskan bahwa pemerintah selalu lalai dalam menjaga kestabilan ekonomi. Pemerintah dipercaya selalu dikuasai oleh orang-orang yang korup dan hanya bekerja demi keuntungan pribadi, sehingga keputusan-keputusan finansial selalu berpihak kepada konglomerat belaka.

Konsep ini menarik bagi banyak orang terutama para geek di dunia IT. Mereka mulai menginvestasikan aset mereka dalam bentuk bitcoin, sementara itu perekonomian dunia semakin labil terbukti dengan adanya krisis perbankan Amerika dan Eropa. Bitcoin dipercayai akan menjadi mata uang dan komoditas universal sehingga harga akan terus melambung tinggi. Dan ini terbukti, lihat tahun ini saja (Januari 2013) 1 BTC (satuan mata uang bitcoin) diperjualbelikan dengan harga kisaran 13 USD, sedangkan sekarang (Mei 2013) 1 BTC diapresiasi dengan nilai 120 USD, ini berarti selama 5 bulan nilai bitcoin telah melambung hampir 10 kali lipat. Sekarang 1 BTC diapresiasi dengan nilai 860 USD (Desember 2013) berarti melambung 66 kali lipat dalam 1 tahun.

Bitcoin juga memiliki dua fitur yang sangat menarik yaitu sifatnya yang anonim dan biaya transaksi yang sangat rendah (hampir 0). Pengguna bisa melakukan transaksi tanpa memberikan identitas sama sekali, hal ini dapat menjaga privasi  ke level yang paling tinggi.

Siapa yang menerbitkan Bitcoin?
Bitcoin baru diciptakan dengan proses yang disebut “mining”. Para miner menggunakan komputer canggih untuk menguraikan matematika kompleks untuk menemukan block baru Bitcoin, sebagai hadiahnya si penemu akan dihadiahi sejumlah bitcoin. Hadiah per ditemukannya 1 block awalnya ada 50 BTC, sekarang 25 BTC/block, selanjutnya akan terus berkurang diiringi dengan bertambahkan sirkulasi Bitcoin. Sistem telah memastikan bahwa maksimal bitcoin yang beredar di dunia adalah 21 Juta BTC sehingga tidak akan terjadi inflasi.

Apakah Bitcoin Aman?
Traveler mungkin bertanya-tanya bahwa sistem bitcoin yang open source memungkinkan seorang komputer jenius dapat membobol sistem bitcoin dan menerbitkan sejumlah bitcoin untuk dirinya sendiri. Kenyataannya sistem ini telah direview oleh berbagai kalangan sebagai tanpa cacat. Setiap data transaksi masa lampau tersimpan di semua peer di seluruh jaringan, dan harus berurutan. Setiap transaksi baru akan diverifikasi oleh sejumlah peer baru dinyatakan valid.

Sistem bitcoin aman, yang tidak aman adalah pengguna dan money exchanger. Sama seperti password internet banking, hacker bisa dengan mudah mencuri sejumlah uang dari Anda jika komputer terjangkit virus.

Secara umum, Bitcoin dapat diperoleh melalui tiga cara berikut:
 Mining
Dengan komputer yang canggih, Anda dapat menambang Bitcoin. Setiap kali Traveler berhasil menyelesaikan soal matematika untuk memproses transaksi Bitcoin, kamu akan secara otomatis dihadiahi Bitcoin oleh sistem. Informasi lebih lanjut mengenai proses penambangan Bitcoin.
 Pasar Bitcoin (Trade Exchange)
Ada ratusan pasar Bitcoin online dimana kamu dapat membeli Bitcoin dengan USD, EUR atau berbagai mata uang lainnya. Untuk membeli Bitcoin dengan Rupiah, kunjungi pasar Bitcoin terbesar di Indonesia di www.bitcoin.co.id.
    Faucet
Ada beberapa situs yang membagikan Bitcoin secara gratis dengan persyaratan tertentu misalnya dengan menonton iklan, memainkan game, dan lain-lain. 

Bitcoin memiliki karakteristik mirip emas
Karakteristik lain bitcoin ialah tidak diciptakan oleh Bank Sentral/pemerintah, melainkan oleh suatu pihak yang tidak diketahui identitas aslinya,  tidak diproduksi maupun dikontrol oleh suatu individu, grup atau perusahaan, mustahil untuk diduplikasi atau dipalsu, bersifat tahan lama dan tidak mudah hancur, diperoleh dengan cara ditambang, namun menggunakan program mining dan algoritma matematika, dapat ditransaksikan di seluruh dunia, transaksi bersifat irreversible, artinya sekali Bitcoin diberikan ke tangan orang lain, transaksi tidak dapat dibatalkan kecuali orang itu bersedia mengirimkan Bitcoinnya kembali, dapat ditukar dan diperjualbelikan dengan berbagai mata uang di dunia.

Karakteristik-karakteristik diatas membuktikan bahwa selain bentuknya yang digital, Bitcoin kurang lebih mirip dengan emas. Namun kamu perlu tahu ada beberapa hal yang menyebabkan Bitcoin lebih baik dari emas.

Terkait kelebihan sifat Bitcoin daripada Emas tersebut, , berdasarkan data Finance.yahoo.com, 3 Maret, 2017,  Bitcoin lebih unggul daripada Emas dalam beberapa  bulan terakhir. Terdata, saham Bitcoin Investment Trust telah naik hampir tiga kali lipat dalam dua belas bulan terakhir, dan memperoleh lebih dari 30 persen dalam tiga bulan terakhir saja. Sementara itu saham SPDR Gold menurun 3,78 persen dalam dua belas bulan terakhir dan hanya naik 4,49 persen dalam tiga bulan terakhir.

Dari data tersebut dapat dikatakan bahwa Bitcoin lebih populer daripada Emas di kalangan investor.
Bitcoin adalah media yang mudah untuk melakukan pembayaran di seluruh dunia. Dan jumlahnya terbatas, yaitu hanya akan ada 21 juta Bitcoin saja. Namun di lain sisi, emas memiliki keunggulan tersendiri karena bisa digunakan sebagai hadiah langsung, seperti perhiasan. 

Nampaknya, inilah yang membuat penyebar WannaCry tertarik untuk mengumpulkan bitcoin sebanyak-banyaknya. Dengan mencairkan bitcoin yang berhasil didapatnya, kira-kira apa yang bisa dilakukannya?

sumber:
id.wikipedia.org
help.bitcoin.co.id
blog.bitcoin.co.id

1 comment:

  1. Anda dapat menukar FasaPay USD, Bitcoin, BTC-e, Perfect Money USD, USD ke FasaPay IDR pada layanan Unichange.me.
    Anda dapat melakukan order dengan arahan berikut ini :
    FasaPay USD ke Perfect Money USD -> https://unichange.me/order/fasapay_usd_perfect_money_usd
    FasaPay USD ke FasaPay IDR -> https://unichange.me/order/fasapay_usd_fasapay_idr
    FasaPay USD ke FasaPay.co.id IDR -> https://unichange.me/order/fasapay_usd_fasapay_usd_fasapay_idr
    FasaPay USD ke Paypal USD -> https://unichange.me/order/fasapay_usd_paypal_usd
    FasaPay USD ke Paypal EUR -> https://unichange.me/order/fasapay_usd_paypal_eur
    FasaPay USD ke Bitcoin -> https://unichange.me/order/fasapay_usd_bitcoin

    ReplyDelete

Berbagi cerita berbagi petualangan berbagi rasa gembira berbagi ilmu pengetahuan, silahkan poskan komentar.

Naraya Trip Planner Designed by Templateism.com Copyright © 2014

Theme images by Bim. Powered by Blogger.