Latest News

Kecanduan Bukan Perkara Kesengajaan, Melainkan Berawal dari Rasa Penasaran

Ilustrasi Kokain. doc Istimewa

ASIA, KANADA-Sebuah studi di Kanada memperlihatkan bahwa orang-orang yang berpikir mereka hanya menggunakan kokain sebagai percobaan atau "recreationally" bisa lebih mudah kecanduan daripada yang diperkirakan sebelumnya. 


Hal itu disampaikan oleh Barbara Ellen dalam opininya yang terbit di theguardian, Minggu, 28 Mei 2017. Ia memaparkan penelitian dari studi di Kanada tersebut. Tertulis, setelah mengkonsumsi kokain, para peserta menjalani pemindaian PET sambil mengamati orang-orang yang menggunakan kokain. Mereka ditugaskan hanya menonton sesama peserta yang mengambil kokain. Pada saat yang sama terlihat 'sekedar menonton' ini menyebabkan keinginan dan pelepasan dopamin di striatum punggung, yang dapat menyebabkan ketergantungan.

Keadaan itu seperti halnya seseorang yang berpesta keras dan ikut mencicipinya kemudian bertanya-tanya "Bagaimana saya bisa seperti itu?" 

Lebih serius lagi, kecanduan obat-obatan menjadi ladang bisnis yang suram, kompleks, dan kadang-kadang fatal, dan seperti yang ditunjukkan oleh penelitian ini, akan bermanfaat apabila diketahui lebih awal.

Selain itu, faktor lain harus diperhitungkan: bagaimana obat itu diminum, seberapa sering dan apakah seseorang memiliki kepribadian adiktif. Sesuatu yang lebih dari sekadar pelepasan dopamin harus dapat dijelaskan mengapa beberapa orang yang memakai obat keras seperti kokain akhirnya kecanduan, sementara yang lainnya tidak.

Menurut pengalaman saya, tidak harus berinteraksi dengan orang yang menggunakan narkoba. Namun pemicu visual bisa berada di berbagai subkultur pemuda, terutama budaya hedonistik. Saya mengamati secara langsung bagaimana orang bisa berbicara sendiri, katakanlah, menjadi pecandu heroin, bahkan sebelum mereka mengenal obat itu sendiri.

Terkadang, jalan menuju kecanduan itu bukan perkara kadar obat, melainkan orang-orang di sekitarnya menyebarkan mitologi seputar obat kelas A itu sendiri di sekeliling mereka, sebuah mitologi yang, entah mengapa, orang tertentu menjadi sangat tertarik untuk membeli. 

Singkatnya, percobaan pertama yang hanya 'recreationally' menjadi semacam obat bius, yang melenakan, sehingga hal ini membuat mereka tertarik, maka masuklah mereka pada kelompok tertentu yang telah kecanduan dan menjadi bagian dari mereka. 

No comments:

Post a Comment

Berbagi cerita berbagi petualangan berbagi rasa gembira berbagi ilmu pengetahuan, silahkan poskan komentar.

Naraya Trip Planner Designed by Templateism.com Copyright © 2014

Theme images by Bim. Powered by Blogger.