Latest News

Antologi Puisi Kavaleri Malam Hari, Terbit untuk Pembebasan Sosial dan Spiritual


Cover antologi Kavaleri Malam Hari

ASIA, JAKARTA- Abdurrahman Wahid Centre for Inter-Faith Dialogue and Peace Universitas Indonesia (AWC-UI), sebuah lembaga riset tentang konflik dan perdamaian di bawah payung Universitas Indonesia, akan meluncurkan antologi puisi spiritual dan sosial karya para penyair muda Indonesia. 


Antologi tersebut akan diberi judul Kavaleri Malam Hari dengan mengambil salah satu judul puisi dalam buku, dengan editor Ahmad Syafiq (Ketua AWC-UI) dan Faisal Kamandobat (penyair dan peneliti AWC-UI). 

Tujuan penerbitan antologi puisi bertema spiritual dan sosial adalah sebagai respons terhadap situasi sosio-kultural mutakhir di Indonesia. Situasi tersebut antara lain berupa terjadinya gejala politisasi dan ideologisasi entitas-entitas spiritual yang selama ini menjadi sumber moralitas bagi kehidupan bersama. Dengan adanya politisasi, entitas spiritual telah digunakan oleh sekelompok orang untuk tujuan di luar pesan inti spiritualitas, sedang dengan ideologisasi entitas spiritual menjadi berwajah absolut sehingga sulit melebur dengan berbagai konteks, wilayah, dan kelompok sosial. 

Selama ini, sebagaimana berabad-abad telah terjadi di negeri ini, dimensi spiritual dan sosial hidup dalam sastra tradisi Nusantara mulai dari pantun Melayu, kakawin dan suluk di Jawa, kawoking di Sumba, mahaholo di Rote, kabanti di Buton, dan banyak lagi lainnya. 

Puisi-puisi tradisi tersebut selalu disenandungkan, disimak, dan dihayati sebagai norma sosial yang membentuk orientasi hidup bersama di bawah rahmat Tuhan. 

Dalam hasil riset AWC-UI tahun 2016, sastra tradisi yang telah menjadi ritual tersebut menjadi medium bagi masyarakat di tengah perubahan sosial, politik, dan ekonomi. Sastra tradisi terus ditafsir, dihayati dan dirujuk ulang untuk merasionalisasi sekaligus mendefinisikan status kultural mereka di tengah konteks yang baru.

Tak pelak lagi, sastra tradisional merupakan hal penting dalam menjaga keberadaan masyarakat sebagai sumber elan vital mereka dalam memandang dunia dan membentuk visi hidup secara kreatif. 

Berdasarkan penjelasan di atas, puisi spiritual dan sosial diharapkan mampu membantu masyarakat untuk meningkatkan komprehensi pemahaman terhadap nilai-nilai spiritual agar tidak jatuh ke dalam delusi politisasi dan ideologisasi agama yang mengancam wajah kosmopolitan dan kreativitas kultural mereka. 

Kenyataan bahwa hampir semua teks suci disampaikan dalam gaya puisi menunjukkan puisi merupakan medium terbaik untuk membuka cakrawala dan misi tersebut. 

Dalam antologi puisi ini terdapat karya 17 penyair muda Indonesia, di antaranya penyair-penyair yang berasal dari Kupang, Denpasar, Surakarta, Yogyakarta, Semarang, Makassar, Bandung dan Jakarta. Masing-masing penyair menyertakan karya yang berangkat dari pemahaman, penghayatan, dan kreativitas terhadap latar spiritual dan sosial masing-masing. 

Hasilnya, sebagian besar dari mereka sampai pada pemahaman universal dari pengalaman ruhani mereka, sehingga bisa menjadi jembatan antar iman, budaya, dan ragam ekspresi bangsa ini.

Selain berisi puisi, antologi ini juga akan menyertakan karya para perupa ternama Indonesia seperti Djoko Pekik, Heri Dono, Nasirun, Hanafi, Bob Sick Yudhita Agung, dan Tisna Sanjaya. Karya para perupa tersebut memiliki tema dan nada yang sama dengan puisi-puisinya, sehingga antara lukisan dan puisi bisa saling menjelaskan dan memperluas pemahaman bagi para pembaca. 

Di samping itu, di tengah masyarakat yang semakin visual, antologi ini diharapkan akan memberi daya tarik bagi para pecinta seni rupa. 

Antologi Kavaleri Malam Hari akan terbit pada pertengahan bulan Juni, diterbitkan oleh Abdurrahman Wahid Center Universitas Indonesia bekerjasama dengan Penerbit Quark dari Yogyakarta. 

Nantinya akan dilakukan diskusi mengenai puisi dan topik terkait di beberapa kota dengan melibatkan para ahli dan komunitas. Tujuannya agar wacana pembebasan sosial dan spiritual dapat menjadi pengingat sekaligus pembuka pintu bagi kondisi kemanusiaan yang lebih baik. 

No comments:

Post a Comment

Berbagi cerita berbagi petualangan berbagi rasa gembira berbagi ilmu pengetahuan, silahkan poskan komentar.

Naraya Trip Planner Designed by Templateism.com Copyright © 2014

Theme images by Bim. Powered by Blogger.