Latest News

Ribuan Karangan Bunga Ahok-Djarot Bikin Haru Pendukungnya, Ini Pengakuan Pelopor

Karangan Bunga di Balai Kota DKI Jakarta. doc Istimewa

ASIA, Yogyakarta – Sudahkah Traveler membaca karangan bunga untuk Basuki Tjahaja (ahok) dan Djarot Saiful Hidayat berikut ini?

Kalimat-kalimat ini hanya beberapa dari kalimat-kalimat yang tertulis di dalam karangan bunga yang di kirim kepada Ahok-Djarot. 


Diambil dari IG, kalimat-kalimat ini sangat menarik! Mungkin Ahok-Djarot terharu membaca tulisan-tulisan berikut:
“Terimakasih Pak Ahok dan Pak Djarot, Gusti Allah Mboten Sare,” dari Lea Nina Priska Tya Achie
“Pak Ahok dan Pak Djarot, Untuk Jakarta Dari Lebih Keren Ditunggu 5 Tahun Lagi Ya Pak,” dari Kami yang Baper.
“Akhir—akhir Ini Aku Suka Ga Fokus, AKu Kira AKu Butuh Libur, Ternyata AKu Butuh Ahok Djarot,” dari Event Celorot Team
“Terimakaih Pak Ahok dan Pak Djarot, Karyamu Nyata Bagai ALis Yang Digambar Sempurna, Cebuaeek Bossque! Mantapz Zuoll” dari Chaha, dan kawan-kawannya.
“Terimakasih Pak Ahok-Djarot Atas Peluh Keringat Yg Tercurah Buat Jakarta,” dari Kami yang Patah Hati Ditinggal Saat Lagi Sayang2nya. 

Siapa yang mengawali itu semua?

Traveler pasti penasaran dengan kejadian pengiriman bunga sampai menembus jumlah 2000 buah karangan bunga di Balaikota sejak Selasa, 25 April 2017 itu bukan? 

Saya pun juga demikian. Karena penasaran ingin tahu siapa dalang yang mengawali kiriman karangan bunga tersebut saya mencari informasinya melalui internet. 
Karangan Bunga di Balai Kota, Jakarta. doc Istimewa
 Karangan bunga yang menarik simpati banyak orang tersebut, ternyata diawali oleh niat menunjukkan rasa empati empat orang perempuan di Jakarta. Bunga-bunga yang memenuhi halaman Balai Kota itu, sama sekali tidak diduga jumlahnya akan mencapai ribuan oleh empat perempuan ini.
Keempat perempuan itu ialah Jappy M. Pellokila, Todora Radistic, Roostien Ilyas, dan Susi Karina. Mereka adalah pendukung pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat setelah kalah dalam Pilkada DKI 2017. 

Saya membaca dalam portal berita bisnis.com, dalam berita tersebut keempat perempuan itu mengaku mengirimkan bunga itu sebagai bentuk dukungan moril kepada pasangan Ahok-Djarot. 

Yang tak terduga dari perbuatan mereka ialah menjadikan Balai Kota DKI Jakarta sebagai objek wisata foto sejak Selasa, 25 April 2017, hingga hari ini, Jumat, 28 April 2017. 

Apa latar belakang keempat perempuan ini?

Perempuan bernama Jappy M. Pellokila diketahui sebagai founder dan perintis grup Indonesia Hari INI (IHI). 

Todora Radistic adalah Ketua Relawan Cinta Ahok (RCA). 

Roostien Ilyas adalah anggota IHI yang kemudian turut bergabung Susi Karina dari Gerakan Damai Nusantara.

Jappy M. Pellokila  mengatakan ide untuk mengirimkan bunga kepada Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Wakil Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat awalnya dimaksudkan sebagai dukungan moril kepada Ahok dan Djarot dari para pendukungnya.

"Kita berencana ramai-ramai kirim bunga papan ke Balai Kota, buat Pak Ahok dan Pak Djarot. Untuk mengungkapkan rasa terima kasih kita terhadap usaha dan kerja Pak Ahok selama menjabat, ucapan semangat, dan kebanggaan kita pada beliau," kata Jappy, Kamis, 27 April 2017. 

Ia menambahkan, para pendukung Ahok di lapangan sangat bangga meskipun Ahok kemudian gagal kembali terpilih sebagai Gubernur DKI.

"Jadi kami secara pribadi maupun kolektif secara serentak sepakat untuk mengirimkan bunga pada 26 April 2017 sebagai bentuk simpati dan dukungan moril kami. Mudah-mudahan hal ini bisa membangkitkan semangatnya," katanya.

Pada awalnya rencana untuk ramai-ramai mengirimkan bunga tersebut disebarkan secara terbatas di grup whatsapp IHI.

Roostien menghubungi Jappy yang kemudian berkoordinasi dengan Todora dan Susi, setelah itu keempatnya menyebarkan rencana tersebut di grup media sosial mereka.

Jappy pun tidak menyangka jika pada akhirnya kiriman karangan bunga tersebut mencapai ribuan dan memenuhi kawasan Balai Kota hingga sekitarnya.

"Kami ingin memelopori agar setiap tanggal 19 ada kiriman bunga di Balai Kota sampai Oktober 2017 atau sampai berakhirnya masa tugas Pak Ahok dan Pak Djarot," katanya.
Karangan bunga di Balai Kota Jakarta. doc Istimewa
Karangan bunga yang dikirim oleh simpatisan itu pun akhirnya membanjiri trotoar sepanjang Jalan Merdeka Selatan pada 26 April 2017 dengan pemberitaan yang viral di media sosial. Tak ketingalan warga menjadikan lokasi sebagai ajang foto bagi masyarakat Jakarta yang melintas.

Balai Kota DKI Jakarta pun berubah menjadi destinasi wisata dadakan sejak kiriman karangan bunga itu dimulai. Sampai Jumat, 28 April 2017, karangan bunga masih berdatangan hingga memadati kompleks dan ratusan pengunjung terlihat di sekitar bunga untuk berfoto. 

Pagi ini sudah ada antrean mengular rapi di depan Balai Kota. Tak hanya berfoto dengan karangan bunga yang dikirim disertai dengan kalimat-kalimat unik, namun orang-orang ini juga berusaha bertemu langsung dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

Luar biasa ya? Oktober nanti, pasangan Ahok-Djarot sudah tidak lagi bertugas sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Setelah lengser, apapun yang dikerjakan oleh kedua tokoh tersebut, Jakarta tidak akan pernah lupa dengan sepak terjang keduanya, apalagi diakhiri dengan ribuan karangan bunga itu. 

Kata-kata yang tertulis, mewakili orang-orang yang bangga dengan perubahan, meski tak menutup kemungkinan ada beberapa orang yang takut dengan perubahan itu. 

Kelak, bagaimana Jakarta?

Apapun yang terjadi, jangan lupa piknik!
Ijinkan Naraya Trip Planner menjadi mitra perjalanan Anda. Persiapan Traveling, mulai dari tiket, penginapan, sampai kuliner akan dipersiapakan oleh tim Naraya Trip Planner. Silahkan hubungi NarayaTour (0857 004 747 43).
 
Naraya Trip Planner, “Your Best Trip Assistant”

No comments:

Post a Comment

Berbagi cerita berbagi petualangan berbagi rasa gembira berbagi ilmu pengetahuan, silahkan poskan komentar.

Naraya Trip Planner Designed by Templateism.com Copyright © 2014

Theme images by Bim. Powered by Blogger.