Latest News

Modus Penipuan Makin Beragam, Waspadai Modus SK CPNS Palsu

Ilustrasi. Surat Palsu. doc.Istimewa

ASIA, Jakarta - Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengingatkan masyarakat agar waspada dengan oknum-oknum yang menipu dengan modus menggunakan surat keputusan Kepala BKN terkait pengangkatan dan penempatan calon pegawai negeri sipil (CPNS).

Traveler pasti tahu bahwa modus penipuan dengan SK Palsu ini sudah menelan banyak korban dan merugikan korban-korban tersebut. Dikutip dari Bisnis.com, Mohammad Ridwan, Kepala Biro Humas BKN, mengatakan saat ini banyak pihak yang ingin mengambil keuntungan dari ketidaktahuan masyarakat terkait pengangkatan CPNS. Modus penerbitan surat keputusan Kepala BKN palsu pun sudah beberapa kali terjadi.

Ridwan menuturkan, penerbitan surat keputusan pengangkatan CPNS sebenarnya hanya dapat dilakukan oleh pejabat pembina kepegawaian (PPK) masing-masing instansi. BKN hanya akan mengeluarkan nota pertimbangan teknis untuk penerbitan NIP CPNS, tanpa ada kewenangan mengangkat CPNS di luar lembaganya sendiri.

Menurut Ridwan, ketentuan kewenangan pengangkatan CPNS sebenarnya sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 63/2009 tentabg Wewenang Pengangkatan, Pemindahan, dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil.

Oleh karenanya, apabila Traveler menemukan SK palsu atau ada indikasi penipuan terkait CPNS, adukan saja penemuan tersebut ke BKN secara langsung melalui layanan pengaduan yang telah disediakan lembaga terkait. 

BKN membuka layanan pengaduan atau konfirmasi surat keputusan terkait CPNS tersebut dengan mengirim email ke humas@bkn.go.id, akun Facebook @BKNgoid, twitter @BKNgoid, atau mekanisme Lapor BKN. 

Berikut hal-hal yang harus Traveler perhatikan agar terhindar dari modus penipuan:
1. Jangan Langsung Percaya
    Traveler harus memperhatikan apakah pemberitahuan yang datang baik dalam bentuk surat, sms, telepon, atau pun email berasal dari instansi yang benar. Apabila nampak berasal dari instansi tertentu, carilah informasi pendukung terkait tata cara penerimaan pegawai perusahaan terkait. Untuk mendapatkan informasi ini tak sulit, Traveler bisa cek langsung ke website mereka, jika tak ada Traveler bisa menelepon ke instansi tersebut.

2. Perhatikan Apa yang Tertera
Apabila datang surat pemberitahun atau surat keputusan, perhatikan apa yang tertera di dalamnya. Apabila Traveler merasa tidak melakukannya maka jangan diterima begitu saja. Selain itu apabila terdapat hal-hal aneh seperti Traveler harus membayar biaya untuk keperluan tertentu sebaiknya jangan dituruti, oknum-oknum tertentu akan memanfaatkan perasaan terlalu gembira Traveler untuk mendapatkan keuntungan. Ingat, perusahaan atau instansi resmi tidak akan meminta ijazah asli diserahkan terlebih dahulu atau pun meminta Traveler membayar biaya tertentu untuk instansi dan lain sebagainya.

3. Cek Kebenaran
Selalu cek kebenaran dari tiap-tiap informasi yang ada. Gunakan jaringan sebanyak mungkin terkait dengan informasi-informasi tertentu yang Anda butuhkan. Jangan malas untuk bertanya untuk mendapatkan informasi yang benar. 

No comments:

Post a Comment

Berbagi cerita berbagi petualangan berbagi rasa gembira berbagi ilmu pengetahuan, silahkan poskan komentar.

Naraya Trip Planner Designed by Templateism.com Copyright © 2014

Theme images by Bim. Powered by Blogger.